Sebuah batu berjenis rubi asal Burma (kini Myanmar), bergambar kakbah
dengan siluet orang sedang menunaikan salat, dengan posisi duduk di
antara dua sujud membuat heboh Kontes Batu Akik Internasional Wirabraja
2015 di Sumatera Barat.
Bagaimana tidak, batu berukuran medium ini dipatok dengan harga
fantastis senilai Rp25 miliar. "Saya ingin buat pesantren kalau laku
nanti," ujar Buya Fakhruddin, Selasa 24 Maret 2015.
Sebelumnya, sudah ada yang menawar batu tersebut dengan harga Rp5 miliar. Namun, belakangan ini ada seorang dari kebangsaan Timur Tengah, hendak menawarnya dengan harga tidak jauh berbeda dengan harga yang ditawar sebelumnya.
"Kini, masih proses negosiasi dulu. Mudah-mudahan jadi," ujarnya.
Batu langka ini didapat Fakruddin pada lima tahun lalu dari salah seorang pedagang dari Jakarta, yang berkebangsaan Arab.
Sementara itu, salah seorang dewan juri dari Gemstone Indonesia, Ery Artanto, mengatakan bahwa batu milik Buya Fakhruddin tersebut, diakui memang terbilang langka.
"Corak dan motifnya, saya rasa cuma satu-satunya di dunia. Kalau soal harga, itu hak pemiliknya. Cuma yang jelas, batu itu memang langka," ujar Artanto.
Sumber : Wahyudi Agus/Sumatera Barat/asp - ViVa.co.id
Sebelumnya, sudah ada yang menawar batu tersebut dengan harga Rp5 miliar. Namun, belakangan ini ada seorang dari kebangsaan Timur Tengah, hendak menawarnya dengan harga tidak jauh berbeda dengan harga yang ditawar sebelumnya.
"Kini, masih proses negosiasi dulu. Mudah-mudahan jadi," ujarnya.
Batu langka ini didapat Fakruddin pada lima tahun lalu dari salah seorang pedagang dari Jakarta, yang berkebangsaan Arab.
Sementara itu, salah seorang dewan juri dari Gemstone Indonesia, Ery Artanto, mengatakan bahwa batu milik Buya Fakhruddin tersebut, diakui memang terbilang langka.
"Corak dan motifnya, saya rasa cuma satu-satunya di dunia. Kalau soal harga, itu hak pemiliknya. Cuma yang jelas, batu itu memang langka," ujar Artanto.
Sumber : Wahyudi Agus/Sumatera Barat/asp - ViVa.co.id

