MADINA
– Warga di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali dihebohkan
dengan batu akik bermotif hewan harimau sumatra yang oleh pemiliknya
dijual dengan harga Rp1,5 miliar.
Batu
akik ini mempunyai motif menyerupai gambar harimau Sumatera. Batu akik
itu sudah berusia puluhan tahun. Bahkan, sudah turun temurun dimiliki
seorang nenek ke bapak dan kini di tangan cucu.
Terlihat
jelas, di bagian muka batu akik itu, ada motif tak ubahnya seperti
harimau dengan mulut menganga. Pemotongan batu ini juga terlihat tepat,
karena bagian kepala harimau tergambar sempurna.
A
Harahap pemilik batu akik bergambar harimau Sumatera itu kepada
wartawan, Jumat (27/2) mengatakan, batu akik tersebut diperoleh dari
almarhum orangtuanya. Orangtuanya juga memeroleh batu itu dari nenek
mereka. Diperkirakan usia batu akik itu sudah puluhan tahun. “Saya dapat
dari orangtua saya dulu, sementara ayah saya dapat dari nenek kami.
Kalau soal manfaat maupun khasiatnya saya juga tidak tahu,” ujar
Harahap.
Harahap
menceritakan, batu akik pemberian orangtuanya itu selama ini disimpan
di rumah mereka. Tapi setelah mengetahui ada pemilik batu akik bergambar
Naga belum lama ini dijual seharga Rp 1,8 miliar, ia juga berniat
menjual cincin batu akik pemberian orangtuanya. Karena, tidak ada pesan
khusus yang disampaikan orangtuanya dulu saat memberikan cincin
tersebut.
Ia
menyebut, batu cincin ini juga telah ia bawa ke laboratorium Gem
Research Internasional (GRI). Pihak laboratorium menyebut batu akik yang
ia miliki itu asli, sehingga mereka mengeluarkan sertifikat bernama
Natural Agate Chalcedony.
“Jika
ada yang berminat bisa langsung ke rumah saya di Dalan Lidang,
Panyabungan. Mengenai khasiatnya bisa mendatangi GRI, mereka yang lebih
mengerti apa manfaat batu akik ini,” ucapnya. (wan/MS)
Sumber :
INDOPOS
Ia
menyebut, batu cincin ini juga telah ia bawa ke laboratorium Gem
Research Internasional (GRI). Pihak laboratorium menyebut batu akik yang
ia miliki itu asli, sehingga mereka mengeluarkan sertifikat bernama
Natural Agate Chalcedony.
- See more at:
http://www.indopos.co.id/2015/03/batu-akik-bermotif-hewan-harimau-sumatra-dibandrol-15-miliar.html#sthash.YaRPI8hK.dpuf
Terlihat
jelas, di bagian muka batu akik itu, ada motif tak ubahnya seperti
harimau dengan mulut menganga. Pemotongan batu ini juga terlihat tepat,
karena bagian kepala harimau tergambar sempurna.
A Harahap pemilik batu akik bergambar harimau Sumatera itu kepada
wartawan, Jumat (27/2) mengatakan, batu akik tersebut diperoleh dari
almarhum orangtuanya. Orangtuanya juga memeroleh batu itu dari nenek
mereka. Diperkirakan usia batu akik itu sudah puluhan tahun. “Saya dapat
dari orangtua saya dulu, sementara ayah saya dapat dari nenek kami.
Kalau soal manfaat maupun khasiatnya saya juga tidak tahu,” ujar
Harahap.
- See more at:
http://www.indopos.co.id/2015/03/batu-akik-bermotif-hewan-harimau-sumatra-dibandrol-15-miliar.html#sthash.YaRPI8hK.dpuf
Batu
akik ini mempunyai motif menyerupai gambar harimau Sumatera. Batu akik
itu sudah berusia puluhan tahun. Bahkan, sudah turun temurun dimiliki
seorang nenek ke bapak dan kini di tangan cucu.
Terlihat jelas, di bagian muka batu akik itu, ada motif tak ubahnya
seperti harimau dengan mulut menganga. Pemotongan batu ini juga terlihat
tepat, karena bagian kepala harimau tergambar sempurna.
- See more at:
http://www.indopos.co.id/2015/03/batu-akik-bermotif-hewan-harimau-sumatra-dibandrol-15-miliar.html#sthash.YaRPI8hK.dpuf
Batu
akik ini mempunyai motif menyerupai gambar harimau Sumatera. Batu akik
itu sudah berusia puluhan tahun. Bahkan, sudah turun temurun dimiliki
seorang nenek ke bapak dan kini di tangan cucu.
Terlihat jelas, di bagian muka batu akik itu, ada motif tak ubahnya
seperti harimau dengan mulut menganga. Pemotongan batu ini juga terlihat
tepat, karena bagian kepala harimau tergambar sempurna.
- See more at:
http://www.indopos.co.id/2015/03/batu-akik-bermotif-hewan-harimau-sumatra-dibandrol-15-miliar.html#sthash.YaRPI8hK.dpuf
Batu akik ini mempunyai motif menyerupai gambar harimau Sumatera. Batu
akik itu sudah berusia puluhan tahun. Bahkan, sudah turun temurun
dimiliki seorang nenek ke bapak dan kini di tangan cucu.
Terlihat jelas, di bagian muka batu akik itu, ada motif tak ubahnya
seperti harimau dengan mulut menganga. Pemotongan batu ini juga terlihat
tepat, karena bagian kepala harimau tergambar sempurna.
A Harahap pemilik batu akik bergambar harimau Sumatera itu kepada
wartawan, Jumat (27/2) mengatakan, batu akik tersebut diperoleh dari
almarhum orangtuanya. Orangtuanya juga memeroleh batu itu dari nenek
mereka. Diperkirakan usia batu akik itu sudah puluhan tahun. “Saya dapat
dari orangtua saya dulu, sementara ayah saya dapat dari nenek kami.
Kalau soal manfaat maupun khasiatnya saya juga tidak tahu,” ujar
Harahap.
Harahap menceritakan, batu akik pemberian orangtuanya itu selama ini
disimpan di rumah mereka. Tapi setelah mengetahui ada pemilik batu akik
bergambar Naga belum lama ini dijual seharga Rp 1,8 miliar, ia juga
berniat menjual cincin batu akik pemberian orangtuanya. Karena, tidak
ada pesan khusus yang disampaikan orangtuanya dulu saat memberikan
cincin tersebut.
Ia menyebut, batu cincin ini juga telah ia bawa ke laboratorium Gem
Research Internasional (GRI). Pihak laboratorium menyebut batu akik yang
ia miliki itu asli, sehingga mereka mengeluarkan sertifikat bernama
Natural Agate Chalcedony.
“Jika ada yang berminat bisa langsung ke rumah saya di Dalan Lidang,
Panyabungan. Mengenai khasiatnya bisa mendatangi GRI, mereka yang lebih
mengerti apa manfaat batu akik ini,” ucapnya. (wan/MS)
- See more at:
http://www.indopos.co.id/2015/03/batu-akik-bermotif-hewan-harimau-sumatra-dibandrol-15-miliar.html#sthash.YaRPI8hK.dpuf
Batu akik ini mempunyai motif menyerupai gambar harimau Sumatera. Batu
akik itu sudah berusia puluhan tahun. Bahkan, sudah turun temurun
dimiliki seorang nenek ke bapak dan kini di tangan cucu.
Terlihat jelas, di bagian muka batu akik itu, ada motif tak ubahnya
seperti harimau dengan mulut menganga. Pemotongan batu ini juga terlihat
tepat, karena bagian kepala harimau tergambar sempurna.
A Harahap pemilik batu akik bergambar harimau Sumatera itu kepada
wartawan, Jumat (27/2) mengatakan, batu akik tersebut diperoleh dari
almarhum orangtuanya. Orangtuanya juga memeroleh batu itu dari nenek
mereka. Diperkirakan usia batu akik itu sudah puluhan tahun. “Saya dapat
dari orangtua saya dulu, sementara ayah saya dapat dari nenek kami.
Kalau soal manfaat maupun khasiatnya saya juga tidak tahu,” ujar
Harahap.
Harahap menceritakan, batu akik pemberian orangtuanya itu selama ini
disimpan di rumah mereka. Tapi setelah mengetahui ada pemilik batu akik
bergambar Naga belum lama ini dijual seharga Rp 1,8 miliar, ia juga
berniat menjual cincin batu akik pemberian orangtuanya. Karena, tidak
ada pesan khusus yang disampaikan orangtuanya dulu saat memberikan
cincin tersebut.
Ia menyebut, batu cincin ini juga telah ia bawa ke laboratorium Gem
Research Internasional (GRI). Pihak laboratorium menyebut batu akik yang
ia miliki itu asli, sehingga mereka mengeluarkan sertifikat bernama
Natural Agate Chalcedony.
“Jika ada yang berminat bisa langsung ke rumah saya di Dalan Lidang,
Panyabungan. Mengenai khasiatnya bisa mendatangi GRI, mereka yang lebih
mengerti apa manfaat batu akik ini,” ucapnya. (wan/MS)
- See more at:
http://www.indopos.co.id/2015/03/batu-akik-bermotif-hewan-harimau-sumatra-dibandrol-15-miliar.html#sthash.YaRPI8hK.dpuf