Batu akik bergambar kodok 3 dimensi - 2 photo BaTu CeMPaKa BeRGaMBaR KoDoK 3 DiMeNSi 2015B_zpsm9u4v9cu.jpg
GEMSTONE FROM ACEH photo GFA 2_zpsvjfi9aj9.jpg
Latest Stone
Tampilkan postingan dengan label Batu Bermotif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Batu Bermotif. Tampilkan semua postingan

SOLAR MADU ACEH BERMOTIF

Nama batu : Solar Madu Aceh
Jenis batu : Cempaka
Asal batu : Aceh

Harga ; Rp 500 ribu

Ukuran batu : 30X20X10 mm
Ring : Titanium no.8
Lokasi batu : Kotamadya Langsa - Aceh
COD : Langsa - Aceh
Dikirim via Kantor Pos/JNE Express untuk luar Langsa
cek videonya disini
video : https://www.youtube.com/edit?video_referrer=watch&video_id=-mqWJsDNP7I
Kunjungi juga : TOKO GEMSTONE ACEH

=============================
Yang berminat silakan menghubungi :
Bang Baka
HP : 08 19 19 59 69 79
BB PIN : 528 BE 979
FB : Bang Baka Gemstone
TWEETER : Bang Baka Gemstone
INSTAGRAM : Toko Gemstone Aceh












BATU AKIK MOTIF PATUNG BUDHA

Nama batu : Batu akik motif patung Budha
Asal batu : Aceh
Harga batu : 2 juta
Ukuran batu :
27X20X7 mm
Ring : Titanium 8
Lokasi batu : Langsa - Aceh


Yang berminat silakan hubungi
Bang Baka
FB : Bang Baka Gemstone

HP : 08 19 19 59 69 79






PiN BB : 528BE979

SOLAR MADU ACEH MOTIF PATUNG DEWA SIWA

Nama batu : Cempaka solar madu
Asal batu :  Panga - Aceh
Ukuran batu : 27X17X8 mm
Ring : Titanium 8
Harga : 5,000,000,-
Yang berminat Silakan menghubungi :
Bang Baka
HP 08 19 19 59 69 79 

BB PIN 528BE979 










Batu Akik Kepala Banteng Seharga Satu Miliar Ikut Pameran di Kantor Kementerian Perindustrian

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tren batu mulia juga mendapat perhatian dari menteri Kabinet Kerja. Bahkan, Kementerian Perindustrian menggelar pameran batu mulia bertema unik, "Demam Batu". Pameran ini digelar di lobi gedung Kementerian Perindustrian, Jalan Gatot Subroto, Senin (21/4/2015). Dibuka langsung oleh Saleh Husin, acara ini bakal berlangsung hingga Jumat, 24 April.


"Pameran ini terbuka untuk umum. Yang mau beli, mari belanja. Yang kolektor, ayo perbanyak koleksi. Yang pedagang, semoga laris manis," ujarnya berpromosi.

Usai meresmikan pembukaan pameran, Menperin menyambangi beberapa stan pameran. Salah satunya, stan asal Bantul. Menperin Saleh Husin sempat mencoba batu akik yang dibanderol Rp 1 miliar.



"Ini bergambar kepala banteng. Katanya penjualnya, harganya Rp 1 miliar," kata Saleh Husin sambil mencoba mengenakan cincin batu mulia itu ke jarinya.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Sri Agustina yang turut hadir juga mencoba cincin akik lainnya.
"Yang dikenakan Bu Dirjen itu gambarnya huruf J, cocok dengan huruf depan Presiden RI. Dua-duanya jenis batu chalcedony," ujar pemilik stan yang dikunjungi, Agung Setiawan.

Meski memperhatikan tren batu mulia hingga menjadi booming seperti sekarang, Saleh Husin mengaku tidak mengoleksi batu mulia secara khusus. "Kolektor sih enggak, tapi sering dapat dari pemberian teman-teman," ujarnya.

Pameran ini diselenggarakn oleh Dirjen Industri Kecil Menengah Kemenperin bersama Dinas-dinas Perindustrian di daerah.
Menurut Dirjen IKM, Euis Saedah, ajang ini diikuti 50 perajin antara lain dari Nangroe Aceh Darussalam, Sumut, Jambi, Bengkulu, Banten, Yogyakarta, NTB, NTT hingga Maluku Utara.

Batu mulia yang dipamerkan beragam. Dari bacan, saphire, rubi, kalimaya, akik hingga kecubung. Pameran juga mengadakan talkshow dengan narasumber yang hadir seperti geologist dari ITB, Sudjatmiko, Budayawan Betawi Ridwan Saidi dan designer batu Ibu Yana dari Bandung.

BATU AKIK CANTIK BERGAMBAR ELANG

NaMa BaTu : BaTu aKiK CeMPaKa BeRGaMBaR eLaNG
aSaL BaTu : aCeH

HaRGa BaTu : Rp 1.200,000.000,- 
uKuRaN BaTu : 30X20X15 MM
LoKaSi BaTu : LaNGSa - aCeH
RiNG TiTaNiuM

Batu cincin yang luar biasa
elang yang terkenal ganas seakan takluk saat melihat batu ini demikian juga denga bangau paruh panjang

CoNTaCT :
HP 08 19 19 59 69 79
PiN BB 528BE979



















Batu Akik Bermotif Kelamin Pria Dibanderol Rp 500 Juta

Selera orang dalam memilih batu akik pasti berbeda-beda. Sebagian besar ada yang menyukai batu akik kristal, tetapi tidak sedikit pula kolektor yang menyukai batu akik bergambar.

Apakah Anda salah satu kolektor batu bergambar? Jika iya, tidak ada salahnya menilik salah satu koleksi batu milik Zoem Putra Gading, pemilik galeri batu akik Gading Mas Gemstone. Salah satu di antara beberapa koleksi batu akik bergambar yang ditunjukkannya kepada Kompas.com ternyata tergolong sangat unik.



Batu akik yang dipamerkannya ternyata bergambar alat kelamin pria. Saking jelasnya, orang tidak perlu sampai memicingkan mata atau mengerenyitkan dahi hanya untuk menerka-nerka gambar di dalam batu tersebut.

"Kalau boleh dikasih nama, ini batu sumber kehidupan," ujar Zoem, Rabu (18/3/2015) kemarin. Batu bergambar alat kelamin pria ini berjenis chalcedony kuarsa yang didapatkanya di Kota Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan.

Soal harga, Zoem memang tidak mematok harga pas. Namun, jika memang ada yang berminat dengan batu akik yang memiliki gambar cukup "nyeleneh" ini, sediakan saja uang sebesar Rp  500 juta sebagai "mahar"-nya. "Soalnya, cuma ada satu. Kalau ada dua, mungkin bisa saya jual lebih murah," kata dia.

Batu akik ini ternyata sudah ada peminatnya. Zoem mengatakan, pelawak yang juga menjadi kolektor batu akik, Ki Daus, sempat sekuat tenaga mengejarnya untuk mendapatkan batu tersebut. Sayang, tidak keluar harga yang pas dari mulut Ki Daus.

Sumber : KOMPAS.COM

Batu Rubi Bergambar Orang Salat Ini Dijual Rp 25 Miliar

Sebuah batu berjenis rubi asal Burma (kini Myanmar), bergambar kakbah dengan siluet orang sedang menunaikan salat, dengan posisi duduk di antara dua sujud membuat heboh Kontes Batu Akik Internasional Wirabraja 2015 di Sumatera Barat.



Bagaimana tidak, batu berukuran medium ini dipatok dengan harga fantastis senilai Rp25 miliar. "Saya ingin buat pesantren kalau laku nanti," ujar Buya Fakhruddin, Selasa 24 Maret 2015.

Sebelumnya, sudah ada yang menawar batu tersebut dengan harga Rp5 miliar. Namun, belakangan ini ada seorang dari kebangsaan Timur Tengah, hendak menawarnya dengan harga tidak jauh berbeda dengan harga yang ditawar sebelumnya.

"Kini, masih proses negosiasi dulu. Mudah-mudahan jadi," ujarnya.

Batu langka ini didapat Fakruddin pada lima tahun lalu dari salah seorang pedagang dari Jakarta, yang berkebangsaan Arab.

Sementara itu, salah seorang dewan juri dari Gemstone Indonesia, Ery Artanto, mengatakan bahwa batu milik Buya Fakhruddin tersebut, diakui memang terbilang langka.

"Corak dan motifnya, saya rasa cuma satu-satunya di dunia. Kalau soal harga, itu hak pemiliknya. Cuma yang jelas, batu itu memang langka," ujar Artanto.

Sumber : Wahyudi Agus/Sumatera Barat/asp - ViVa.co.id

Batu Akik Naga Terbang Sembur Api Dibandrol Rp 1 Milyar

Meski dibandrol dengan harga yang tinggi, batu akik dengan motif bergambar sangat diminati. Salah satu akik bergambar yang dibandrol dengan harga tinggi, adalah batu bermotif naga terbang yang sedang menyemburkan api. Batu akik ini dibandrol dengan harga Rp 1 miliar.
Adalah Desmon Zebua, warga Desa Fodo, Kecamatan Gunungsitoli Selatan, Kota Gunungsitoli, pemilik dari batu tersebut. Ia menjelaskan batu akik tersebut didapatkannya dari para pengumpul batu di Sungai Mida, Kecamatan Alasa, Kabupaten Nias Utara, saat dirinya sedang menelusuri sungai tersebut bersama rekannya.
Saat keluar dari sungai, Desmon mengaku mendapati sebongkah batu kecil berwarna acak bersama rekan-rekannya. Awalnya, Desmon mengaku tidak melihat ada motif naga pada batu tersebut.
Namun, setelah batu tersebut beberapa kali dipotong dan digosok, perlahan-lahan terlihat motif naga terbang sedang menyemburkan api penuh warna.
“Awalnya corak dalam batu itu hanya panca-warna. Hasil penghalusan, mulai muncul naga terbang sedang menyemburkan api. Mungkin ini batu fenomenal, terdapat warna merah, hitam, coklat, putih, perak, dan emas,” ungkap Desmon, Kamis (12/3).
Beberapa rekan yang melihat batu akik tersebut mulai melirik dan mencoba menanyakan harganya sambil bergurau. Sejumlah orang mulai menawar cincin itu. “Mulai banyak yang melirik dan sudah menawar batu cincin bermotif naga terbang menyemburkan api ini senilai Rp 300 juta, tetapi belum saya lepas,” kata Desmon di kediamannya.
Menurut Desmon, batu akik ini akan dilepasnya dengan harga Rp 1 miliar. Namun, dia membuka kemungkinan untuk negosiasi harga. “Kan kita semua saudara, masa dimahal-mahalkan sih,” ujarnya.(BHR/Bersambung)



Sumber : NON STOP

Ridwan Kamil Kepincut Batu Bergambar Bung Karno Seharga Rp 1 Milyar

Batu akik bermotif Presiden pertama Indonesia, Ir Soekarno membuat heboh warga Bandung. Batu yang memiliki dasar cokelat, dengan motif berbentuk siluet wajah seseorang yang mengenakan kopiah. Wajah seseorang yang ada di batu tersebut, banyak penggemar batu akik menyatakan mirip mantan presiden, Soekarno.
Pemilik batu, Nanang Ashari mengaku batu tersebut dari kenalannya dengan harga tinggi. Kolektor-kolektor batu akik berdatangan menemui Nanang untuk membeli batu miliknya. “Kalau kata orang batu ini ditaksir seharga 1 miliar, tapi menurut saya tidak masuk akal untuk sebuah batu,” kata Nanang.
Walikota Bandung, Ridwan Kamil pun kepincut dengan batu bergambar sang proklamator ini. “Kemarin Pak Wali juga tertarik (dengan batu akik bergambar Soekarno), tapi belum ada negosiasi lanjutan,” kata Nanang.(BHR)



Sumber : NON STOP

Giok Arab Bergambar Naga asal Langkat Dibandrol Rp 18 Milyar

Bukan hanya fantastis tetapi sebagian orang mungkin akan berfikir  lebih yakni gila, ketika mengetahui ada batu akik Giok Arab bergambar Naga asal Kabupaten Langkat ditawarkan senilai Rp18 Miliar.  Sebaliknya, bagi pecinta bahkan mahfum nilai seni harga dimaksudkan biasa. “Sah-sah saja kalau kemudian ada orang menilai batu akik Giok Arab  bergambar Naga ini dibandrol Rp18 M. Tetapi, bagi pecinta sebenarnya  atau paham dengan nilai seni batu dimaksudkan mungkin tidak ada  masalah berarti dengan itu. Inikan penawaran dalam jual beli, kalau  senang sama senang antara pembeli dan penjual kenapa tidak, semuanya dapat saja terjadi,” kata Tuwan Imam pemilik batu, Kamis (12/2).





-----------------------------
OJIE NASUTION, Sumatera Utara
------------------------------------------------------

PRIA berperawakan mirip penyanyi Dedy Dukun yang sekaligus pemimpin  Majelis Ta’lim Fardhu A’in (MATFA) Indonesia berlokasi di Dusun III Desa Telaga Said Kecamatan Sei Lepan-Langkat ini, kemukakan hal tersebut mengenai penetapan bandrol akik yang diyakini tidak memiliki kembaran khususnya gambar terdapat di batu.
Ayah dua anak pemilik nama Muhammad Imam Hanafi yang dilahirkan 26 tahun silam menguraikan, harga Rp18 M ditawarkan bukanlah hal aneh mengingat keistimewaan dimiliki batu Janggus dengan corak dasar moccha ditengah-tengah gambar Naga sepertinya sulit ditemukan kembali.
Berbeda halnya dengan jenis akik lainnya yang diperkirakan tetap saja memiliki kesamaan satu sama lainnya seperti bacan misalnya.
“Bukannya muluk-muluk, siapa saja boleh mengechek batu ini. Mohon maaf, kalau pecinta akik inikan biasanya memiliki kemampuan sendiri melihat keunggulannya apa, makanya silahkan saja lihat. Kalau ditanyai, saya juga rugi kok menjualnya karena tidak sebanding dengan kandungan nilai seninya. Apalagi, kita bukan kekurangan materi menjualnya sampai segitu,” tantang Tuwan Imam.
Tuwan Imam pun mengakui, dari sekian banyak koleksi batu akik dimiliki maka Giok Arab bergambar Naga menjadi paling top diantara semuanya. Makanya, nilai jual ditawarkan pun tergolong fantastis bahkan sangat masuk akal bagi peminat yang berduit. Nah, penawaran dimaksudkan juga menantang orang kaya yang benar-benar bernyali untuk memilikinya.
“Terserah mau beranggapan apa dengan harga itu, seperti itulah kondisinya. Hasil penjualannya nanti dimanfaatkan untuk orang banyak kok, nah kalau si orang berduit itu ingin berbagi kepada sesama,” urai dia.
Didampingi dua sahabatnya, Ahmad Arifin Ritonga dan Khalik Ritonga, Tuwan Imam akui saat ini di MATFA Indonesia mereka mengkelola sekitar 50 badan usaha dengan melibatkan seluruh jama’ah. Mulai dari pertanian, perikanan bahkan sampai perdagangan termasuk jual beli batu akik. Untuk persoalan batu akik yang dibicarakan, Tuwan Imam menjelaskan mereka melakukan jual beli dengan menggunakan sertifikat. Artinya, siapapun yang terlibat transaksi bisa saja mengembalikannya suatu saat dengan harga yang ditentukan kemudian.
“Kita bertanggung jawab dengan apa yang kita hasilkan atau keluarkan. Setiap jual beli (akik) kita sertakan sertifikatnya, apabila suatu waktu si pembeli ingin jualkan kembali miliknya kita tampung dengan ketentuan harga disesuaikan. Nah, coba lihat sekarang apakah ada standarisasi harga satu batu akik tersebut. Masing-masing kan memberlakukan harganya sendiri, namun untuk keterikatan atau tindak lanjutnya kan belum ada ya,” beber Tuwan Imam.
Disela-sela pembicaraan, satu persatu jama’ah MATFA Indonesia berdatangan sekaligus mengikuti pembicaraan yang diselingi tausiyah agama sampai cerita pemerintahan hingga bentuk demokrasi dibutuhkan dengan penyampaian cukup segar. Perjalanan nyaris 40 Km dari Kota Stabat ibukota Kabupaten Langkat dengan rute melelahkan karena kondisi jalan lumayan berat menjadi cair dengan apa-apa disampaikan Tuwan Imam.
Kembali ke soal batu akik, sambung Tuwan Imam, saat ini pihaknya sedang membangun ruko tambahan dariyang ada saat ini di simpang pintu masuk perkampungan selain tempat workshop yang sudah tersedia di area  tersebut. Tujuannya, selain usaha juga membuka lapangan kerja kepada masyarakat sesuai dengan kemampuan dimiliki masing-masing.
Lebih lanjut lagi Tuwan Imam kisahkan, seluruh batu akik dipasarkan atau diproduk mereka merupakan batu Janggus asli berasal dari Kabupaten Langkat. Pemasaran dilakukan tak lain untuk mempromosikan akik dimiliki kabupaten tersebut, karena ditengarai tidak kalah mutunya dari batu akik berbagai daerah d Indonesia.
“Lho inikan produk asli kabupaten (Langkat) ini, kalau kita saja tidak mau mempromosikannya maka siapa lagi yang melakukannya apa mungkin orang luar daerah. Biar dunia tau, kalau batu akik janggus Langkat sangat berharga nilainya,” ungkap dia.
Ahmad Arifin atau biasa disapa Sani dan Khalik dua sahabat yang selalu setia dampingi Tuwan Imam menambahkan, beberapa waktu lalu pihaknya juga memamerkan batu asal Janggus Langkat di Palladium Medan. Gebrakan tersebut, ternyata mendapat sambutan hangat sehingga membuat pihaknya menyeriusi bisnis dimaksud.
Berfilosofi, Tuwan Imam menjabarkan, dengan tren batu akik melanda berbagai daerah di nusantara belakangan ini, diharapkan menjadi pertanda bahwa bangsa Indonesia akan berjaya karena jika di-rewind terhadap suatu peradaban sebelum memasuki zaman modern dimulai dari era batu.
“Mungkin kita sependapat ya, peradaban itu dimulai dari zaman batu hingga sampai saatnya di era modern seperti sekarang ini. Semoga kegandrungan terhadap batu akik membawa perubahan ke arah yang lebih baik lagi,” tukas dia menutup pembicaraan.(*)

Sumber : KALTENG POS

Batu akik Nyi Roro Kidul, batu pancawarna seharga 5 miliar

Jika ada yang berminat bisa membeli batu akik yang satu ini. Sebenarnya batu ini adalah batu akik pancawarna yang ditemukan oleh seorang pria bernama Daniel Krisna. Batu ini bersala dari batu pancawarna di daerah Wonosobo Jawa Tengah, setebal dua sentimeter, yang ia beli di pasar akik Rawa Bening, Jatinegara, Jakarta Timur (kini Jakarta Gems Center) pada 1995 seharga Rp50 ribu.



Kejelian matanya akhirnya berhasil mengilustrasikan motif yang sangat mirip dengan ratu pantai selatan, lengkap dengan kemben dan rambut panjang terurai khas Nyi Roro Kidul.
Salam sebuah kontes yang diadakan di Kota Tangerang Selatan, batu ini keluar sebgai juaranya. “Dalam kontes tersebut, batu bergambar Nyai Roro Kidul merupakan pemenang dalam kategori batu bergambar,” ungkapnya dihadapan para pengunjung, termasuk kepada diperlihatkan kepada Camat Pamulang H Suhendar, maupun kepada Wakil Walikota Tangsel H Benyamin Davnie saat berkeliling meninjau stand pameran yang didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Muhamad, Kadisdukcapil Toto Sudarto, dan Kepala BP2T Dadang Sofyan.
Pada saat pameran ada yang menawar batu ini hingga satu miliar, namun ia menolaknya, pada saat yang lain ada pula yang menawar hingga 3 miliar, namun ia baru mau melepas batu ini pada harga 5 miliar.

Sumber : INDOCITYCAR

Batu Akik Bermotif Hewan Harimau Sumatra Dibandrol 1,5 Miliar

MADINA – Warga di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali dihebohkan dengan batu akik bermotif hewan harimau sumatra yang oleh pemiliknya dijual dengan harga Rp1,5 miliar.

Batu akik ini mempunyai motif menyerupai gambar harimau Sumatera. Batu akik itu sudah berusia puluhan tahun. Bahkan, sudah turun temurun dimiliki seorang nenek ke bapak dan kini di tangan cucu.


Terlihat jelas, di bagian muka batu akik itu, ada motif tak ubahnya seperti harimau dengan mulut menganga. Pemotongan batu ini juga terlihat tepat, karena bagian kepala harimau tergambar sempurna.

A Harahap pemilik batu akik bergambar harimau Sumatera itu kepada wartawan, Jumat (27/2) mengatakan, batu akik tersebut diperoleh dari almarhum orangtuanya. Orangtuanya juga memeroleh batu itu dari nenek mereka. Diperkirakan usia batu akik itu sudah puluhan tahun. “Saya dapat dari orangtua saya dulu, sementara ayah saya dapat dari nenek kami. Kalau soal manfaat maupun khasiatnya saya juga tidak tahu,” ujar Harahap.

Harahap menceritakan, batu akik pemberian orangtuanya itu selama ini disimpan di rumah mereka. Tapi setelah mengetahui ada pemilik batu akik bergambar Naga belum lama ini dijual seharga Rp 1,8 miliar, ia juga berniat menjual cincin batu akik pemberian orangtuanya. Karena, tidak ada pesan khusus yang disampaikan orangtuanya dulu saat memberikan cincin tersebut.

Ia menyebut, batu cincin ini juga telah ia bawa ke laboratorium Gem Research Internasional (GRI). Pihak laboratorium menyebut batu akik yang ia miliki itu asli, sehingga mereka mengeluarkan sertifikat bernama Natural Agate Chalcedony.

“Jika ada yang berminat bisa langsung ke rumah saya di Dalan Lidang, Panyabungan. Mengenai khasiatnya bisa mendatangi GRI, mereka yang lebih mengerti apa manfaat batu akik ini,” ucapnya. (wan/MS)

Sumber : INDOPOS
Ia menyebut, batu cincin ini juga telah ia bawa ke laboratorium Gem Research Internasional (GRI). Pihak laboratorium menyebut batu akik yang ia miliki itu asli, sehingga mereka mengeluarkan sertifikat bernama Natural Agate Chalcedony. - See more at: http://www.indopos.co.id/2015/03/batu-akik-bermotif-hewan-harimau-sumatra-dibandrol-15-miliar.html#sthash.YaRPI8hK.dpuf
Terlihat jelas, di bagian muka batu akik itu, ada motif tak ubahnya seperti harimau dengan mulut menganga. Pemotongan batu ini juga terlihat tepat, karena bagian kepala harimau tergambar sempurna.
A Harahap pemilik batu akik bergambar harimau Sumatera itu kepada wartawan, Jumat (27/2) mengatakan, batu akik tersebut diperoleh dari almarhum orangtuanya. Orangtuanya juga memeroleh batu itu dari nenek mereka. Diperkirakan usia batu akik itu sudah puluhan tahun. “Saya dapat dari orangtua saya dulu, sementara ayah saya dapat dari nenek kami. Kalau soal manfaat maupun khasiatnya saya juga tidak tahu,” ujar Harahap.
- See more at: http://www.indopos.co.id/2015/03/batu-akik-bermotif-hewan-harimau-sumatra-dibandrol-15-miliar.html#sthash.YaRPI8hK.dpuf
Batu akik ini mempunyai motif menyerupai gambar harimau Sumatera. Batu akik itu sudah berusia puluhan tahun. Bahkan, sudah turun temurun dimiliki seorang nenek ke bapak dan kini di tangan cucu.
Terlihat jelas, di bagian muka batu akik itu, ada motif tak ubahnya seperti harimau dengan mulut menganga. Pemotongan batu ini juga terlihat tepat, karena bagian kepala harimau tergambar sempurna.
- See more at: http://www.indopos.co.id/2015/03/batu-akik-bermotif-hewan-harimau-sumatra-dibandrol-15-miliar.html#sthash.YaRPI8hK.dpuf
Batu akik ini mempunyai motif menyerupai gambar harimau Sumatera. Batu akik itu sudah berusia puluhan tahun. Bahkan, sudah turun temurun dimiliki seorang nenek ke bapak dan kini di tangan cucu.
Terlihat jelas, di bagian muka batu akik itu, ada motif tak ubahnya seperti harimau dengan mulut menganga. Pemotongan batu ini juga terlihat tepat, karena bagian kepala harimau tergambar sempurna.
- See more at: http://www.indopos.co.id/2015/03/batu-akik-bermotif-hewan-harimau-sumatra-dibandrol-15-miliar.html#sthash.YaRPI8hK.dpuf
Batu akik ini mempunyai motif menyerupai gambar harimau Sumatera. Batu akik itu sudah berusia puluhan tahun. Bahkan, sudah turun temurun dimiliki seorang nenek ke bapak dan kini di tangan cucu.
Terlihat jelas, di bagian muka batu akik itu, ada motif tak ubahnya seperti harimau dengan mulut menganga. Pemotongan batu ini juga terlihat tepat, karena bagian kepala harimau tergambar sempurna.
A Harahap pemilik batu akik bergambar harimau Sumatera itu kepada wartawan, Jumat (27/2) mengatakan, batu akik tersebut diperoleh dari almarhum orangtuanya. Orangtuanya juga memeroleh batu itu dari nenek mereka. Diperkirakan usia batu akik itu sudah puluhan tahun. “Saya dapat dari orangtua saya dulu, sementara ayah saya dapat dari nenek kami. Kalau soal manfaat maupun khasiatnya saya juga tidak tahu,” ujar Harahap.
Harahap menceritakan, batu akik pemberian orangtuanya itu selama ini disimpan di rumah mereka. Tapi setelah mengetahui ada pemilik batu akik bergambar Naga belum lama ini dijual seharga Rp 1,8 miliar, ia juga berniat menjual cincin batu akik pemberian orangtuanya. Karena, tidak ada pesan khusus yang disampaikan orangtuanya dulu saat memberikan cincin tersebut.
Ia menyebut, batu cincin ini juga telah ia bawa ke laboratorium Gem Research Internasional (GRI). Pihak laboratorium menyebut batu akik yang ia miliki itu asli, sehingga mereka mengeluarkan sertifikat bernama Natural Agate Chalcedony.
“Jika ada yang berminat bisa langsung ke rumah saya di Dalan Lidang, Panyabungan. Mengenai khasiatnya bisa mendatangi GRI, mereka yang lebih mengerti apa manfaat batu akik ini,” ucapnya. (wan/MS)
- See more at: http://www.indopos.co.id/2015/03/batu-akik-bermotif-hewan-harimau-sumatra-dibandrol-15-miliar.html#sthash.YaRPI8hK.dpuf
Batu akik ini mempunyai motif menyerupai gambar harimau Sumatera. Batu akik itu sudah berusia puluhan tahun. Bahkan, sudah turun temurun dimiliki seorang nenek ke bapak dan kini di tangan cucu.
Terlihat jelas, di bagian muka batu akik itu, ada motif tak ubahnya seperti harimau dengan mulut menganga. Pemotongan batu ini juga terlihat tepat, karena bagian kepala harimau tergambar sempurna.
A Harahap pemilik batu akik bergambar harimau Sumatera itu kepada wartawan, Jumat (27/2) mengatakan, batu akik tersebut diperoleh dari almarhum orangtuanya. Orangtuanya juga memeroleh batu itu dari nenek mereka. Diperkirakan usia batu akik itu sudah puluhan tahun. “Saya dapat dari orangtua saya dulu, sementara ayah saya dapat dari nenek kami. Kalau soal manfaat maupun khasiatnya saya juga tidak tahu,” ujar Harahap.
Harahap menceritakan, batu akik pemberian orangtuanya itu selama ini disimpan di rumah mereka. Tapi setelah mengetahui ada pemilik batu akik bergambar Naga belum lama ini dijual seharga Rp 1,8 miliar, ia juga berniat menjual cincin batu akik pemberian orangtuanya. Karena, tidak ada pesan khusus yang disampaikan orangtuanya dulu saat memberikan cincin tersebut.
Ia menyebut, batu cincin ini juga telah ia bawa ke laboratorium Gem Research Internasional (GRI). Pihak laboratorium menyebut batu akik yang ia miliki itu asli, sehingga mereka mengeluarkan sertifikat bernama Natural Agate Chalcedony.
“Jika ada yang berminat bisa langsung ke rumah saya di Dalan Lidang, Panyabungan. Mengenai khasiatnya bisa mendatangi GRI, mereka yang lebih mengerti apa manfaat batu akik ini,” ucapnya. (wan/MS)
- See more at: http://www.indopos.co.id/2015/03/batu-akik-bermotif-hewan-harimau-sumatra-dibandrol-15-miliar.html#sthash.YaRPI8hK.dpuf
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. GEMSTONE FROM ACEH - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger